Penyebab Ibu Hamil Mudah Tersinggung dan Cara Mengatasinya

Mereka yang sedang hamil atau pernah hamil pastinya sudah merasakan terjadinya perubahan-perubahan emosi yang nyaris tak terkendali selama mengandung. Mulai dari marah-marah tanpa alasan yang begitu jelas, kemudian merasa sangat sedih dan tiba-tiba berganti dengan rasa bahagia dan banyak tertawa.  Selain perubahan emosi yang sangat labil, kebanyakan ibu hamil juga merasa sangat mudah tersinggung. Apakah penyebab dan bagaimana mengatasinya?

Menurut Lori Altshuluer, M.D, seorang direktur dari Mood Disorders Research Program di UCLA, Amerika Serikat, gejolak hormon pada wanita hamil dapat menjadi pencetus emosi yang berganti-ganti ini, namun teori tersebut belum konklusif dan masih harus dilakukan penelitian yang lebih mendalam.

Selanjutnya masih menurut Altshuluer bahwa emosi ibu hamil yang terus berubah-ubah juga banyak disebabkan karena rasa tidak nyaman yang terasa pada tubuh ibu yang sedang mengandung. Kemudian dijelaskan oleh Clark Gillespie, M.D, penulis Your Pregnancy Month by Month bahwa banyak ibu yang mengalami mual-mual, keletihan , payudara mengencang dan kekhawatiran-kekhawatiran seputar kesehatan janin di masa-masa awal kehamilannya. Ketidaknyamanan ini kemudian akan terus berlanjut hingga menjadi susah tidur malam, munculnya tekanan pada bagian usus dan kandung kemih sehingga memicu ketidakseimbangan emosi ibu hamil. Pada kondisi seperti ini banyak ibu hamil yang merasa bahwa orang lain kurang perhatian kepada mereka sehingga memicu perasaan yang sensitif dan mudah tersinggung.

Lantas bagaimanakah cara untuk mengatasi rasa mudah tersinggung agar ibu hamil tidak mudah marah? Berikut beberapa tips.

Hindari Lingkungan Negatif
Ketika emosi sedang labil dan sensitif, sebisa mungkin menghindari lingkungan maupun orang-orang yang cenderung membuat anda merasa tidak nyaman serta membebani pikiran anda.

Tetap  Aktif
Meskipun sedang mengandung, dianjurkan agar ibu hamil tetap aktif berolahraga karena olahraga dapat meningkatkan produksi endorfin, yaitu sejenis zat kimia yang dilepaskan oleh kelenjar hipofisis yang berada di dasar otak manusia, dimana endorfin ini dapat memicu kita merasa senang, nyaman dan bahagia.

Menulis
Tampak sepele, namun ternyata terapi menulis atau menumpahkan rasa gelisah dan emosi-emosi negatif yang kita rasakan pada selembar kertas disinyalir mampu meberikan ketenangan pada pikiran anda.

Konsultasi ke Psikologi
Jika perubahan emosi semakin menjadi-jadi dan perasaan amarah serta emosi-emosi negatif lainnya semakin sulit anda kontrol maka sudah saatnya anda mencar bantuan tenaga profesional seperti psikolog.